Dancing Forest "Misteri Hutan Menari"

Wah, ada hutan menari yang berlokasi sekitar 38 km dari Curonian Spit, sebuah taman nasional di laut Baltik, Rusia. Dikenal sebagai Dancing Forest (Hutan Menari) atau Drunken Forest (Hutan Mabuk), sebutan dari masyarakat lokal. Disebut demikian, karena hutan pinus yang tak biasa ini, mengalami fenomena aneh.

Manuskrip Voynich"Kumpulan Dokumen Paling Misterius"

Di dunia ini, ada sebuah buku atau kumpulan dokumen sangat misterius, yang dikenal sebagai Manuskrip Voynich. Sejak ditemukan oleh seseorang kolektor barang antic, Wilfrid M Voynic pada tahun 1912 hingga kini, tak ada seorang pun yang dapat memecahkan teka-teki manuskrip setebal 240 halaman dari abad pertengahan tersebut.

SEPEDA PRAKTIS DAN DINAMIS

Sepeda adalah alat transportasi yang murah dan ramah lingkungan. Berbagai pengembangan telah dilakukan, terhadap kendaraan roda dua ini, sudah menjadi tren di masyarakat, untuk bersepeda kemana saja.

Jus Buah Delima Cegah Kanker Prostat

Buah delima atau pomegranate kini mulai banyak dijual dan dikemas dalam botol sebagai minuman. Selain kaya vitamin c, buah yang satu ini juga memiliki kemampuan melawan sel-sel kanker prostat yang menyerang lelaki.

SlideShow

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Mei 2012

The Raid



Pemain: Iko Uwais, Doni Alamsyah, Ray Sahetapy, Ananda George, Pierre Gruno, Yayan Ruhian.
Penulis: Gareth Evans
 
Sutradara: Gareth Evans
 
Produser: Ario Sagantoro
 
Produksi: PT Merantau Films
Film yang bercerita mengenai pasukan khusus yang memberantas sindikat narkoba.

Sebuah truk membawa pasukan penuh tentara yang mempunyai misi yaitu menangkap bandar narkoba bernama Tama (Ray Sahetapy) yang selama ini tidak pernah tersentuh polisi. Kekuasaan dan kekuatan uang Tama merupakan alasan, kenapa tempat itu tak pernah disentuh polisi.

Pasukan khusus ini tiba di sebuah blok apartemen tak terawat. Sebagai tempat yang tidak pernah ‘disentuh’ polisi, apartemen itu dihuni oleh para pembunuh, anggota geng, pemerkosa dan pencuri yang berlindung dari kejaran polisi. Tidak heran ketika pasukan khusus tentara baru sampai di apartemen itu, mereka langsung dikepung oleh para penjahat. Baku hantam sampai baku tembak terjadi tanpa peringatan dan kompromi.

Satu persatu lantai dari gedung ini dikuasai pasukan elit polisi, tapi akhirnya penyerbuan itu terbongkar oleh anak buah Tama yang langsung melaporkannya pada bosnya itu. Mendapati hal itu, Tama kemudian memerintahkan anak buahnya untuk menutup semua jalan keluar gedung apartemen dan memadamkan lampunya.

Tanpa komunikasi, pasukan khusus yang terdiri dari 20 orang ini terjebak di gedung yang penuh dengan para kriminal kelas kakap. Berbagai pertempuran, pembunuhan serta perkelahian dilakukan oleh tim khusus itu untuk melawan para penjahat. Tidak ada pilihan lain, karena satu-satunya cara agar mereka bisa keluar dari ‘neraka’ itu hanyalah membunuh dan menangkap Tama.

Sebuah film laga yang wajib Anda tonton, karena The Raid merupakan film Indonesia yang rencananya akan diputar di bioskop Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Prancis, Jerman, Jepang, Australia. Tidak itu saja, karena The Raid berhasil meraih penghargaan di festival Toronto melalui kategori The Cadillac People’s Choice Midnigt Madness Award pada 18 September 2011. Kabarnya, The Raid merupakan film aktion terbaik setelah Die Hard yang dibintangi Bruce Willis.


Senin, 04 Juli 2011

SERDADU KUMBANG "Anak Cacat dan Pohon Cita-cita"


Film ini bercerita tentang Muhammad yang akrab di panggil Amek. Ia adalah seorang anak dari Desa Mantar, di Sumbawa. Meski tinggal di desa kecil, sesungguhnya dia adalah anak yang cerdas namun tertutup, akibat cacat dari bibir sumbing. Amek pun tumbuh menjadi anak yang susah dimengerti, sehingga dianggap nakal dan sering mendapat hukuman dari guru. Beda dengan Minun, kakak perempuannya yang sudah SMP yang selalu menjadi juara kelas, bahkan menjuarai lomba matematika se-kabupaten. Minun dan Amek tinggal bersama ibunya, Bu Siti. Sedangkan, ayah mereka Pak Zakaria, sudah tiga tahun  bekerja sebagai TKI di Malaysia.
Amek bersekolah di lingkungan SD-SMP 08 yang sangat disiplin dalam sistem belajar mengajarnya. Namun, kedislipinan yang kaku menimbulkan dampak buruk bagi murid-murid yang masih dalam tahap pertumbuhan. Hal itulah yang dirasakan oleh Amek dan teman-temannya. Untungnya Amek, Acan, Umbe, Minun, dan Serdadu Kumbang lainnya masih punya Guru Imbok, guru favorit mereka yang paling mengerti keinginan anak didiknya.
Di luar desa yang ditinggali Amek, tumbuh sebatang pohon di bibir tebing menghadap ke laut lepas. Pohon ini disebut “pohon cita-cita”. Pohon ini unik karena setiap dahannya tergantung botol yang diikat tali, dan berisi secarik kertas bertuliskan cita-cita pemiliknya. Hanya Amek yang tidak pernah menggantungkan cita-citanya di pohon itu, karena malu dan minder. Bahkan, dia tidak pernah mengatakan cita-citanya.
Walau begitu, Amek, Acan, Umbe, Minun tetap bersemangat belajar dengan bimbingan Guru Imbok. Apakah Guru Imbok bisa membuat murid-muridnya lulus semua? Apakah Amek mau menjawab cita-citanya? Saksikan dalam film Serdadu Kumbang.
 
  • Blogroll

  • Consectetuer

  • Popular

  • Comments