Dancing Forest "Misteri Hutan Menari"

Wah, ada hutan menari yang berlokasi sekitar 38 km dari Curonian Spit, sebuah taman nasional di laut Baltik, Rusia. Dikenal sebagai Dancing Forest (Hutan Menari) atau Drunken Forest (Hutan Mabuk), sebutan dari masyarakat lokal. Disebut demikian, karena hutan pinus yang tak biasa ini, mengalami fenomena aneh.

Manuskrip Voynich"Kumpulan Dokumen Paling Misterius"

Di dunia ini, ada sebuah buku atau kumpulan dokumen sangat misterius, yang dikenal sebagai Manuskrip Voynich. Sejak ditemukan oleh seseorang kolektor barang antic, Wilfrid M Voynic pada tahun 1912 hingga kini, tak ada seorang pun yang dapat memecahkan teka-teki manuskrip setebal 240 halaman dari abad pertengahan tersebut.

SEPEDA PRAKTIS DAN DINAMIS

Sepeda adalah alat transportasi yang murah dan ramah lingkungan. Berbagai pengembangan telah dilakukan, terhadap kendaraan roda dua ini, sudah menjadi tren di masyarakat, untuk bersepeda kemana saja.

Jus Buah Delima Cegah Kanker Prostat

Buah delima atau pomegranate kini mulai banyak dijual dan dikemas dalam botol sebagai minuman. Selain kaya vitamin c, buah yang satu ini juga memiliki kemampuan melawan sel-sel kanker prostat yang menyerang lelaki.

SlideShow

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Mei 2011

Ramalan-Ramalan T.A.Edison yang Jadi Kenyataan (dan yang Meleset)


Ratusan tahun yang lalu, Thomas Alva Edison meramalkan beberapa teknologi yang akan mengubah dunia. Penemu kelahiran Amerika 11 Februari 1847 tersebut menyebutkan beberapa hal seperti pesawat terbang yang benar-benar ada saat ini. Tapi, beberapa ramalan lain, seperti buku yang terbuat dari nikel, tidak jadi kenyataan. “Benar-benar keliru,” kata Paul Israel, direktur dan editor umum Thomas A. Edison Papers Project dari Rutgers University di New Jersey.
Buku dari Nikel
Edison mengiria kalau nikel merupakan bahan yang lebih fleksibel, lebih murah, dan lebih kuat daripada kertas. “Ia belum tahu hal yang disebut ‘tinta digital’,” kata Israel.
Mesin Pekerja
Jadi, pesawat terbang adalah satu hal yang jadi kenyataan dan buku dari nikel adalah ramalan Edison yang meleset. Tahun 1911, Edison berkata kepada Cosmopolitan kalau ia yakin mesin akan membuat bagian-bagian dari suatu benda dan merakitnya. “Tidak hanya membuat bagian tersebut untuk dirakit oleh manusia,” kata Edison.
Saat ini, mesin mengerjakan pekerjaan manusia sudah biasa dan proses pergantian itu berlangsung cepat. Demikian jelas Israel.
Telepon pintar
Dalam artikel di Cosmopolitan tahun 1911, Edison pernah berkata, “Akan tiba saatnya telepon menyebutkan nama atau membisikkan kutipan dari pasar obat-obatan.”
“Melihat ponsel-ponsel pintar saat ini, mudah membayangkan hal itu bisa dilakukan. Orang bisa membuat sebuah aplikasi,” jelas Israil.
Beton Bertulang untuk Semua
Tahun 1911, Edison berkata, “Manusia itu gila karena membangun rumah dengan bata dan baja, bukannya menggunakan beton yang diikat dengan batang baja bertulang.”
Edison mengatakan kalau bangunan dengan beton bertulang akan tahan selamanya. “Tahun 1941, seluruh konstruksi akan menggunakan beton bertulang, mulai dari rumah sampai pencakar langit,” prediksi penemu yang memegang 1.093 paten di Amerika Serikat.
Akan tetapi, sejak akhir Perang Dunia II, sebagian besar arsitek membuat gedung tinggi dengan rangka baja dan kaca, ketimbang beton bertulang baja.
Tak Ada Lagi Furnitur Kayu
Edison berkata kepada Cosmopolitan kalau furnitur dari baja akan sepenuhnya menggantikan furnitur dari kayu. Menurut Edison, substitusi itu disebabkan aluminium lebih ringan dan lebih murah daripada kayu serta dapat dipoles sehingga menjadi imitasi kayu.
Tahun 1920-an dan 1930-an, perusahaan furnitur mulai menggunakan baja secara besar-besaran untuk furnitur kantor. Untuk rumahan, kayu tetap bahan utama.
Kereta Listrik
Kereta listrik adalah salah satu ramalan Edison. Kepada Cosmopolitan, penemu itu mengatakan kalau kincir air akan menghasilkan listrik untuk kereta di negara-negara bagian yang memiliki kelimpahan air.
Alkimia Semakin Sempurna
Para ahli alkimia, demikian pula Edison, bermimpi mengenai emas buatan. Tahun 1911, penemu lampu pijar itu berkata, “Tinggal tunggu waktu saja sampai Amerika Serikat membuat emas.”
Edison bisa dibilang benar. Para ilmuwan telah mampu memanipulasi ataom untuk membuat emas sintetsis dan sekarang tengah menjadi proyek di Lawrence Livermore Laboratory. “Sekarang bukan hal yang aneh karena kita sudah membuat material-material aneh lain juga,” kata Israel.
Kemiskinan Dientaskan Teknologi
“Manusia mulai menggunakan otaknya. Kemiskinan mulai berkurang,” kata Edison kepada Cosmopolitan pada tahun 1911. Israel mengatakan, “Kemajuan teknologi dipercaya bisa memberikan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan. Tapi hal ini jelas tidak terjadi saat ini.”
Sains Menghasilkan Pertanian Besar
Traktor dan alat bajak bertenaga baterai akan menggemburkan tanah lebih cepat daripada kuda. Itulah salah satu perkembangan besar dalam mesin pertanian. Demikian menurut Edison. Ia juga mengatakan kalau pertanian akan terguncang oleh ilmu pengetahuan dan bisnis besar.
Israel mengatakan kalau itulah yang sekarang terjadi. Para petani kecil telah digantikan oleh bisnis pertanian besar.
Kedamaian Dunia
Gencatan senjata akan membawa revolusi sedunia dan kedamaian dunia. Demikian Edison mengatakan tiga tahun sebelum Perang Dunia I. “Tentu saja hal itu tidak terjadi,” kata Israel. (National Geographic News)

Selasa, 17 Mei 2011

"Stalin di Balik Insiden UFO Roswell 1947"


Diktator Uni Soviet berniat membuat takut warga AS, seperti yang terjadi pada 1938.
Sebuah insiden menghebohkan terkait unidentified flying object (UFO) terjadi di Roswell, New Mexico pada 1947. Kala itu, di tengah badai besar, ditemukan sebuah piring terbang jatuh. Juga tiga mayat, tiga makhluk mirip manusia yang pendek dan memakai pakaian metalik.

Kabar itu menjadi perdebatan dan memicu teori konspirasi yang jumlahnya tak terhingga. Para pecinta fiksi ilmiah meyakini, itu adalah pesawat alien.
Pemerintah Amerika Serikat dituduh berusaha menutup-nutupi dengan mengatakan itu adalah kejadian kecelakaan balon cuaca. Insiden Roswell menjadi inspirasi film, buku, dan dokumenter tentang alien pada 1970-an.

Setelah dikabarkan muncul di daftar dokumen rahasia biro penyelidik federal AS (FBI), kini sebuah buku baru menawarkan penjelasan yang sama sekali berbeda: bahwa insiden UFO Roswell adalah buatan manusia.

Dua 'penjahat' besar dalam sejarah, diktator Uni Soviet, Joseph Stalin dan 'Malaikat Kematian' Nazi Jerman, Dr Josef Mengele disebut-sebut ada di balik insiden itu.

Dalam buku berjudul 'Area 51', sang pengarang Annie Jacobsen mengklaim apa yang ia tulis berdasarkan wawancara ilmuwan dan insinyur yang bekerja di Area 51 --lokasi penelitian AS di Gurun Nevada.

Ia menolak keterkaitan insiden Roswell dengan alien dan mengajukan teori bahwa Stalin, yang terinspirasi oleh sandiwara radio terkenal yang disampaikan Orsin Welles. Drama yang diadaptasi dari novel tenar karya HG Wells berjudul 'The War of the Worlds' atau 'Perang Semesta' disampaikan seakan sebuah berita kontemporer. Itu menyulut histeria di Amerika Serikat pada 1938.

Menurut buku tersebut, plot dimulai setelah Uni Soviet menyita jet bersayap tunggal Horten Ho 229 dari Jerman --yang disebut para penerbang sebagai pendahulu pesawat pembom siluman B-2.

Lalu, Mengele mulai masuk ke dalam cerita ini. Dokter Nazi yang pernah melakukan penelitian Auschwitz lalu terbang ke Amerika Selatan setelah perang itu diduga menciptakan 'grotesque' atau penerbang berukuran anak-anak sebagai imbalan atas sebuah laboratorium eugenika.
Seperti dimuat dalam buku tersebut, piring terbang yang ditemukan di Roswell berisi alien berukuran anak-anak berusia 12-13 tahun.

Apa tujuan Stalin menciptakan plot piring terbang? Tak lain tak bukan untuk menciptakan histeria mirip saat 1938. Namun, pesawat yang dikendalikan dengan remote itu hancur dan AS berusaha menutup-nutupi insiden itu. Menurut sumber Jacobsen --seorang teknisi dari perusahaan pertahanan EG & G--, ia mengaku terlibat dalam proyek Roswell di Area 51 pada 1978.

"Mereka menemukan mayat di samping pesawat yang jatuh. Itu bukan alien, juga bukan penerbang. Mereka adalah manusia yang jadi kelinci percobaan. Terlalu kecil untuk penerbang, mereka nampak seperti anak-anak," tulis Jacobsen yang adalah wartawan Los Angeles Times.

"Tinggi mereka kurang dari lima kaki, dengan cacat yang sama. Mereka memiliki kepala yang besar dan mata besar yang ukurannya abnormal," ujarnya.

Dua dari mereka ditemukan dalam kondisi koma, namun masih hidup. Dikonfirmasi, juru bicara Angkatan Udara AS menolak berkomentar. ''Kami belum membaca buku ini sehingga tidak dapat membuat komentar terkait itu."(VIVAnews)
 
  • Blogroll

  • Consectetuer

  • Popular

  • Comments